Sebagai umat Islam, sudah selayaknya kita bisa membaca Al Qur'an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, karena Al Qur'an merupakan pedoman hidup yang sangat berpengaruh untuk membawa ke arah kedamaian dan ketentraman. Berikut ini kisah seseorang yang saleh yang meninggal setelah mendengar lantunan ayat Al Qur'an. Petiklah hikmah yang terkandung didalamnya!
Orang Saleh Meninggal Setelah Mendengar Ayat Al Qur'an
Mansur ibn Ammar r.a berkata, "Suatu hari aku singgah di kota Kufah. Ketika aku berjalan di kegelapan malam, aku mendengar tangisan memelas seorang laki-laki dari dalam sebuah rumah. Lelaki itu berkata, "Ya Tuhan, demi kemuliaan dan keagungan-Mu, hamba tidak bermaksud mendurhakai-Mu dengan kemaksiatan-kemaksiatan hamba, tetapi hamba berbuat maksiat itu karena ketidaktahuan hamba akan siksa-Mu. Dengan tali siapa hamba berpegang teguh jika Engkau memutuskan tali-Mu dari hamba? Oh betapa berdosanya hamba! Tolonglah hamba Ya Allah!"
Mansur ibn Ammar meneruskan, "Ucapan lelaki itu membuatku menangis. Aku pun berhenti di depan rumahnya dan membacakan ayat untuknya, "Hai orang-orang yang beriman, periharalah darimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dari batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperhatikan." (QS At-Tahrim: 6). Tiba-tiba aku mendengar teriakan keras lelaki itu dan suara gaduh dalam rumahnya. Aku pun berhenti sampai suara lelaki itu terhenti, kemudian aku pergi."
Keesokan harinya, aku datang ke rumah lelaki itu. Aku mendapatkan orang itu sudah meninggal dan orang-orang sedang mengurus jenazahnya. Aku melihat seorang wanita tua sedang menangis. Aku menanyakan perihal dirinya dan orang-orang menjawab bahwa dia adalah ibu si mayyit. Aku mendekati wanita tua itu dan menanyakan keadaan si mayyit ketika hidup. Wanita itu menjawab, "Dia orang yang rajin berpuasa dan melakukan salat malam. Dia senantiasa mencari rezeki yang halal dan membagi penghasilannya menjadi tiga, sepertiga untuk nafkah dirinya, sepertiga untuk menafkahiku, dan sepertiganya ia sedekahkan. Tadi malam ada seseorang yang lewat saat ia sedang membaca Al Qur'an ia mendengar (orang itu membaca) suatu ayat dari Al Qur'an dan kemudian ia meninggal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar